Peluang usaha ada dimana-mana jika kita jeli melihatnya. Cobalah Anda merenungkan bagaimana orang disekitar kita, dimana kita melewatinya sedang melakukan aktivitas ekonomi pada usahanya masing-masing. Jika kita tengok kanan, kiri, depan, dan belakang tidak ada yang tidak mendapatkan rejeki dari Tuhan bukan? Nah, atas perenungan itulah jangan sampai kita putus asa. Bagi teman-teman yang sedang mencari peluang bisnis, ada banyak peluang bisnis di luar sana. Kebetulan kali ini sesuai dengan judul di atas, kami ingin membahas mengenai peluang bisnis odong-odong dari mobil angkot bekas.

Sebenarnya ada banyak peruntukan bagi mobil bekas angkot, selain menjadi odong-odong bisa juga menjadi food truck misalnya. Bagaimana mobil tersebut dimodifikasi kembali menjadi mobil yang lebih keren untuk kebutuhan usaha Anda. Sepertinya akan lebih memahami mengenai odong-odong dibandingkan dengan food truck. Dan tren food truck di Indonesia masih tidak terlalu ramai sehebring di luar negeri.

Biaya modifikasi mobil angkot menjadi odong-odong

Tidak banyak di luar sana orang yang sudah kepikiran untuk menjadikan angkotnya sebagai odong-odong. Khususnya untuk para pemain angkot lama. Baik pemain tersebut maupun orang-orang yang baru mengetahui mengenai peluang usaha odong-odong mobil masih cukup mencari informasi berapa sih biaya yang dibutuhkan untuk memodifikasi mobil angkot menjadi odong-odong.

Biaya modifikasi odong-odong sendiri sebenarnya tergantung dari model yang diinginkan oleh pemilik odong-odong sendiri. Ada yang pakai desain keren dan elegan. Tapi ada juga yang sederhana, ga neko-neko. Itu disesuaikan dengan anggaran yang ada. Selain itu pertimbangan memilih desain juga dikarenakan ada atau tidaknya pesaing di daerah tersebut. Misalkan di daerah tersebut ternyata sudah ada mobil odong-odong tapi biasa saja, pastinya Anda ingin membuat mobil odong-odong yang lebih keren, agar lebih menarik bagi anak-anak. Kisaran biaya modifikasi odong-odong berkisar antara 20jt sampai dengan 50jt disesuaikan dengan modelnya. Ini adalah kisaran biaya yang standar untuk kelas masyarakat umum. Untuk wahana wisata besar, biaya modifikasi odong-odong bisa lebih dari itu.

mobil odong-odong

Mobil odong-odong dari Panther, Kijang sampai carry

Di luar sana sudah banyak sekali mobil tua bekas angkot yang sudah tidak terpakai. Mulai dari mobil carry, kijang hingga panther. Odong-odong yang lebih terkenal adalah odong-odong mobil yang menggunakan kijang. Dikarenakan kapasitasnya yang cukup besar, yang bisa mengangkut banyak orang sekaligus. Namun saat ini ada banyak mobil angkot bekas dari carry maupun panther yang bisa menjadi alternative pilihan.

Khusus untuk di daerah pemilihan mesin menjadi salah satu yang krusial dimana ketersediaan bahan bakar mungkin terbatas. Seperti solar misalnya. Kecenderungan untuk keterbatasan bahan bakar tersebut lebih baik memilih mesin dengan bahan bakar bensin biasa saja. Seperti di wilayah Kalimantan misalnya. Khususnya untuk daerah yang cukup terpencil.

Saat ini yang cukup melimpah adalah ketersediaan angkot carry bekas. Sebenarnya angkot carry ini bisa dijadikan alternative odong-odong dengan biaya yang murah. Sparepart mobil carry yang juga tidak mahal menjadikan carry pilihan mobil odong-odong yang cukup ramah di kantong. Tapi mungkin ada yang mempertimbangkan mesinnya yang lebih banyak perawatan. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan diantara carry, kijang, dan panther.

Perkiraan pendapatan odong-odong mobil

Berdasarkan survey yang dilakukan ke beberapa pelaku bisnis odong-odong mobil di daerah Bekasi menuturkan bahwa rata-rata omzet yang bisa didapatkan seharinya bisa berkisar antara 200rb sampai dengan 500rb rupiah. Tentunya hal tersebut menjadi salah satu berita yang baik. Mungkin hal ini akan berbeda di kota lainnya. Mengingat kota bekasi adalah kota penyangga Jakarta yang memiliki kondisi ekonomi yang cukup baik. Pastinya berbeda dengan kota-kota lainnya yang ada di daerah-daerah. Kira-kira bagaimana menurut Anda, berapakah perkiraan pendapatan rata-rata yang bisa diterima oleh pebisnis odong-odong mobil di wilayahnya? Silakan isi komentar yaa..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.